5:59 AM

Karena Aku Perempuan? (2 jam untuk 4 hidup)


SDN Belandingan, 11 januari 2010. 09:06 am

"pendidikan -yang baik- adalah hak setiap anak manusia. tanpa terkecuali. perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam hal menggapai kapasitas terbaik yang mereka mampu. titik.”
anak alam


Bersyukur kamera poketku merekam gambar anak-anak kelas 6 SDN Belandingan ini. Kala itu mereka tengah berbaris dan bersiap masuk ke ruang kelas. yang berdiri di depan di tengah-tengah barisan adalah wayan sepiawan (ketua kelas). Sementara keenam perempuan di baris paling kanan -dilihat dari depan- adalah made sani, arniti, made ayu, made ariani, ketut simpen, dan di ujung belakang barisan paling tengah adalah wayan badeng.

Dan hari ini foto itu tlah menjadi sebuah kenangan yang sangat berharga, sepenggal sejarah, apalagi buat anak-anak kelas 6 SDN Belandingan itu. Kamera ini (tak peduli SLR atau poket, mahal atau murah : tak penting sama sekali) ia tlah menjadi salah satu mesin kemanusiaan paling berharga buatku, selain pena mimpi, laptop acer aspire, modem dengan kartu XL atau Telkomsel, honda supra DK 5611 PF tanpa STNK, sepeda motor yamaha biru dengan suara super berisik, tentu hati berlentera, dan ester-C (suplemen vitamin selama di gunung. :) )!

Jadwalku beberapa minggu ini benar-benar padat, merapat, menumpuk bahkan menggunung, sibuk! (fiuh....) Menemani tiga anak-anak alam songan syuting Si Bolang Trans 7 keliling Bali, benar-benar menguras energi lagipula sebenarnya itu diluar skedulku. "Bli, sepertinya bli harus ada di sini, anak-anak tak mau akting tanpa bli. mereka sepertinya kaget lihat banyak orang dan tempat-tempat bagus!" mbak Ira membujukku untuk ikut jadi artis. week.... (gw jd malu lihat muka sendiri...) Jadilah aku ikut skedul mereka 12 hari. hem.. Ini salah satu pekerjaan terberat -walau juga menyenangkan- khususnya mengurusi si bolang made berlian yang rada autis (hiperaktif). tapi, itulah kriteria Si Bolang!

maka tak pelak aku hilang dari peredaran dan lupa bahwa anak-anak sudah mau masuk sekolah dan tlah selesai liburan. aku lupa bahwa tanggung jawab dan janji kami kepada anak-anak kelas 6 SDN belandingan bahwa akan menyekolahkan mereka ke SMP menunggu untuk ditepati. aku lupa ini tlah awal juli. (ini sebuah tanda segera butuh asisten pribadi... :) )

Lega. Hari ini syuting selesai. aku bisa kembali ke basecamp anak alam songan karena Deborah Mawsen (kalam dari Belanda) yang menginap selama 10 hari di basecamp telah menungguku. ia tlah booking bahwa akan tinggal di basecamp jauh-jauh hari. aku jadi merasa bersalah. walau ia tak marah! akhirnya kami bersua, setelah sebelumnya hanya berkomunikasi lewat email saja.

Ia aku tugaskan untuk mengajar anak-anak bahasa inggris saban hari, membersihkan sampah plastik di danau, sekaligus menemani mereka beraktifitas semacam latihan gamelan anak-anak.

Hari ini hari minggu. aku pergi ke sekolah untuk menemui bapak kepala sekolah SMPN 4 Kintamani di Songan. Ya ini minggu, aku tak salah baca kalender. Hehe.. kebetulan hari ini anak-anak masuk sekolah untuk gladi bersih, sementara hari ini aku membawa Made Sani, Badeng, Arniti, dan Simpen untuk mendaftar sekolah.

pendaftaran sekolah, 11 juli 2010

Sehari sebelumnya kebetulan aku tlah lebih dulu mengunjungi bapak Nengah Selamat di rumahnya untuk memberitahukan perihal terlambatnya anak-anak ini untuk mendaftarkan diri karena alasan tak sampainya informasi kami bahwa mereka telah kami siapkan uang untuk pendaftaran sekolahnya. Dan kebetulan pak Selamat memang seorang figur pendidik yang baik dan beliau tak mempermasalahakan sama sekali keterlambatan ini.

”Datanglah ke sekolah esok, silahkan mereka bisa langsung gabung dengan teman-temannya dan nanti saya bantu untuk mengurusi perihal berkas-berkas pendaftaran di tata usaha.”

malam harinya, aku mengajak deborah untuk menemui anak-anak alam di belandingan. sekalian mengecek keadaan anak-anak perempuan yang tadi pagi tak aku temui di sekolah SMP. "Bukannya di daftar beasiswa kami ada 12 anak, tapi kok yang muncul cuma 6 anak dan itupun yang laki-laki saja. sisanya dimana???" pikirku.

berkunjung ke rumah made badeng memberi uang pendaftaran, tas sumbangan dan sumbangan pakaian sekolah dari atik

dan ternyata, 2 minggu itu aku lupa dan hampir saja melewatkan satu janji kemarin lalu. mengurusi sekolah anak-anak. dan sepertinya informasi itu belum sampai kepada semua anak. hingga 4 anak perempuan tak tahu menahu dan memutuskan untuk tak melanjutkan sekolah karena tak punya biaya. sedang made ayu, dengan usaha keras kakaknya bisa mendaftar sekolah. sementara made ariani memang tak bisa kami selamatkan karena orang tuanya menginginkan ia kerja ke denpasar dan menjadi pembantu rumah tangga. (ada kalanya kita tak bisa berbuat apa-apa!)

oke, semalam aku mengunjungi rumah wayan badeng, made sani, arniti (yang kebetulan menginap di bubung) dan aku hanya menyampaikan pesan lewat orang tuanya di desa, serta terakhir ketut simpen yang tinggal di banjar bantas, sekitar 1 kilometer selatandesa belandingan. hingga malam itu semua orang tuanya mengizinkan anak-anak perempuan mereka SEKOLAH!

Dan sekali lagi aku harus bersyukur kembali. 2 jam waktu yang aku gunakan untuk mengunjungi satu-per satu rumah mereka benar-benar telah merubah jalan sejarah. Bukan sejarahku, bukan sejarah kita, tapi sejarah hidup bagi 4 anak perempuan dari 6 anak perempuan kelas 6 SDN Belandingan ini.

hari pertama sekolah, senin 12 juli 2010

tadi pagi mereka semua tampak sumringah. bangun sepagi-paginya berangkat ke sekolah beramai-ramai berjalan sekitar 1 jam menuruni bebukitan di barat desa menelusuri jalanan berpasir bekas sungai kering.

setidaknya keempat anak perempuan inilah yang tlah menjadi buah dari keringat kita, bunga dari tunas-tunas yang kemarin kita pupuk, jejak-jejak tangan kita, hasil dari pengorbanan kita, jawaban dari waktu yang tlah kita beri dan segala yang kita curahkan buat mereka.

Empat anak (ditambah dengan anak-anak kelas 6 SDN Belandingan lain yang kini bisa melanjutkan sekolah ke SMP seperti mimpi mereka) ini adalah harapan masa depan desa mereka. Empat anak ini semoga kelak akan melahirkan generasi-generasi terbaik untuk Bali dan Indonesia dalam kehidupan seperti apapun yang kelak mereka lalui (aku tak akan memprediksikan masa depan, lebih baik mencurahkan tenaga untuk hari ini) seiring perjuangan hidup mereka hingga mencapai tolak awal menggapai mimpi ini setidaknya memberi kesan buat jalan hidup mereka seterusnya.

Sepulang sekolah seperti biasa, mereka tetaplah anak-anak alam. Anak-anak yang hidup di alam. Anak-anak yang tingal di kampung terpencil dengan orang tua yang secara ekonomi kekurangan. Dan anak-anak ini tetap akan bekerja seperti biasa, menyabit rumput, menjaga adik mereka, mencari air di bak penampungan.

Terimakasih Garuda Bali atas beasiswa untuk anak-anak kelas 6 SDN Belandingan dan mbak dewi utari project leader beasiswa anak alam serta doa semua kalam, jejak tangan kita tak sia-sia. jejak tangan kita telah berbuah HIDUP! Jika saja semakin banyak orang mau berbagi untuk ribuan hidup anak-anak yang lain???


bersambung…


sekeranjang cinta,

Pande
basecamp anak alam songan
malam ini
13/7/2010
6:35 AM

ANAK ALAM KITE FESTIVAL 2010 "Bermain dan Bersahabat dengan Alam!"




Ku mulai..

24 Juni 2010, Pagi hari….

“ bayarnya Cuma 1000???, nda kemurahan ya bli??
Rugi donk bli??”

Pertanyaan itu terlontar dari mulut seorang anak yang bli pande temui tadi pagi saat menyebarkan selebaran “ANAK ALAM KITE FESTIVAL 2010”…

Pande putu setiawan hanya tersenyum…
“melalui acara ini, kita juga akan mengajarkan dan menanamkan pada anak anak bahwa ada yang masih belum mereka tau dimana di dunia ini ada yang disebut “CHARITY” / amal ..” (sudah tepatkah aq menggambarkan apa yang kau maksudkan???)

Fiuh….

Okok kembali pada diriq, dan catatanq… (nervous bangetzzz…)

ANAK2 SEMANGAT BANGET BANTUBLI PANDE MASANG BENNER.. HIHI


SALAM KALAM ..

Seperti yang sudah sempat dibicarakan sebelumnya, akhirnya “ANAK ALAM KITE FESTIVAL 2010”, dapat terselenggara juga.. (Untung nda jd q undur2 lagi ..)

Mengapa rencananya q undur?? (mmm…)
Karena aq hanya punya waktu kurang lebih seminggu untuk mempersiapkan segalanya..(sejak bli pande mengirim sms “cok, festival layang2 jadinya tgl 26-27 design benner uda jadi, plist prepare..” n WHAT??? )

Tapi, aq inget kata nia,,”tiap ada niat baik, tuhan akan melancarkanya..”
Benar sekali.. Thanks nia..

Bli pande mengurus lokasi lomba dan dengan berkat tuhan dan doa dari para KALAM, n tentunya teman2q (Arim cs..) mengantarq ke sponsor2 kt, dan alhasil…

Acara kita di support oleh beberapa sponsor, ada TELKOMSEL, POCARI SWEAT, CLUB, dan GARUDA FOOD. bahkan garuda food ingin membuat tenda di tengah persawahan untuk anak anak.. sepertinya anak2 bakalan seneng banget, dengan hanya bayar 1000 dapet buanyakkkk gratisan.Belum lagi hadiah lomba yang adalah kaos Mc D Baru sumbangan dari mbk sesil dan topi DAHUI dar Surfer girl, anak2 tentu akan guembiraaa bukan kepalang.. kikikkk

Td sore q lihat puluhan anak anak sudah rame di tempat lomba nunjuk layangan (wakakakakk bahasaq campur2..)

Temanq,” ANAK ALAM FESTIVAL 2010”
kali ini mengambil tema “Bermain dan Bersahabat dengan Alam” (bagus kan??? hehehe)
Akan diadakan pada (catat ya..): MINGGU 27 JUNI 2010
Jam 8 pagi –selesai Di persawahan jln. Anyelir Denpasar
(Di gang Rama Gudang ANAK ALAM)



Nah ini dia, criteria lomba kita dibuat langsung lo sama pak komandan, dan uniknya, kita ingin mencari banyak juara..(jadi nda da juara 1 gt…)
Yang penting anak2 kratif n natural (keto kone.. hihi) dalam menaikkan layangan mereka..
Semakin unik pakaian, cara menaikkan, SEMANGAT n tentunya kretifitas membuat layang2nya, itutu yang bakal jadi juara..Jadi ntar akan ada buanyak jenis layangan, seperti bebean, cotekan, burung hantu berwarna warni, pecuk, dan mungkin beberapa layangan janggar, namun kami batasi ukuranya tidak lebih dari 2 meter!!! (ini lomba layang2 ANAK ANAK BOOO.... HEHEHE). nda lucukan kalo anak2 tu sampe diterbangin layang2 hehehe… (kebayang kan gmn langit hari itu.:))

Oya buat para kalam yg mw ajak adik, atw anak2 gt boleh, n yang mw bantu nyebar brosur, brosurnya ada d aq yo..(target kita sie 100 anak, mg tercapai ya..hohoho)

Hmm.. apalagi ya..
Oya bwt para kordinator distrik, tolong disebar ya note ini dan bwt para kalam juga, tolong di infokan ke temen2 yg blm q tag ya..
Dan pastinya, q harapkan kalian dapat hadir, menyaksikan langsung anak2 bermain layang2 (dengan seutas senyum yg hangat tentunya, hehe).
N satu pesen lagi bwt yg mw ngumpul data id card bs dibawa hari itu ya..(yang uda ngumpul, bawa tmpt id card y, biar bs langsung dipake,, hehe)

Sudah cukupkah infoq??
Please share…

Mari Berbagi..
Mari tersenyum..

SALAM KALAM…


Cok Devi
Koordinator Program Kite Festival


6:29 AM

Cinta Alam Anak Alam Dukung Pemerintah Daerah Gianyar.


Alam indah manusia indah!


Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Gianyar (dan dengan senang hati ANAK ALAM ikut mendukung dan berpartisipasi) akan mengadakan penanaman pohon Bambu Tabah bersama Bapak Bupati Gianyar, Cokorda Artha Ardana Sukawati, pada:

Waktu : Jumat, 18 Juni 2010, pukul 08.00 Wita
(kumpul di ubud, bagi yang ingin berangkat langsung silahkan)
Acara pembukaan: jam 9 pagi

Tempat : Desa Kerta, Kecamatan Payangan

contact : Hp. gustra 081916556582

INI ADALAH SEKALIGUS SEBAGAI UNDANGAN TERBUKA! (sepertti biasa kerja sosial milik siapapun! ayoo...... )

Sekilas tentang Bambu Tabah

http://www.bambooandtikis.com/files/uploads/1/image/bamboo-forest.jpg

Bambu pada awalnya merupakan tumbuhan liar, tidak dibudidayakan, banyak ditemukan di hutan, dilereng gunung dan sungai yang juga berfungsi sebagai konservasi tanah. Tumbuhan ini tersebar di daerah tropis, sub tropis dan di daerah beriklim dingin, mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 4000 m diatas permukaan laut serta dapat berkembang baik di daerah beriklim lembab dan panas ( Widjaja,2001).

Bambu saat ini sudah banyak ditanam dan tersebar di seluruh dunia terutama di berbagai negara Asia termasuk Indonesia, dan merupakan salah satu hasil hutan non kayu yang sudah sangat akrab dengan kehidupan masyarakat, karena fungsinya yang multiguna, mulai dari pemenuhan akan bahan perumahan, sandang dan juga pangan, serta dapat menjaga keseimbangan lingkungan hidup alam, disamping lingkungan hidup keanekaragaman hayati (Anonymous, 1998).

Di Indonesia rebung yang biasa di konsumsi adalah jenis Betung (Dendrocalamus asper), bambu Legi (Gigantochloa atter) tumbuh di Jawa dan bambu ‘Tabah’ (Giganthochloa nigrociliata) yang banyak ditemukan di daerah Tabanan Bali dan beberapa tumbuh di Sukabumi, Jawa Barat.

Selama ini informasi mengenai rebung bambu di dunia termasuk rebung bambu ‘Tabah’ secara detail masih sangat sedikit dipublikasikan. Beberapa penelitian tentang bambu sampai saat ini lebih ditujukan untuk keperluan kebutuhan industri, seperti bahan bangunan, kertas, serat untuk sandang dan kerajinan.

Klik : Bambu Tabah olih Ibu Diah Kencana, MS


salam anak alam. ;)


Pande & Gustra / Koordinator Program Cinta Alam Anak Alam
10:02 PM

Menjadilah bagian: 'CERITA SURAT UNTUK INDONESIA' ANAK ALAM - REKOR MURI (BALI, OKTOBER 2010)




membaca telah menjadi seperti pembuka jalan bagiku
bahwa di luar sana ada dunia untuk ditaklukkan
selain ladang dan sapi-sapiku di bebukitan.

-anak alam


TUJUAN:

Dalam rangka menggalakkan minat baca anak-anak di seluruh pelosok Bali, dengan dukungan dan donasi murni dari kawan-kawan anak alam dan beberapa sponsor swasta, dalam rangka memberi sumbangsih kecil untuk negri secantik indonesia, bulan agustus nanti kami ingin membagikan puluhan ribu surat cerita (cerpen dalam amplop) ke seluruh anak-anak sekolah di Bali.

Maka dari itu, note ini adalah sekaligus sebagai UNDANGAN buat seluruh kawan-kawan anak alam untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari sumbangsih kecil untuk negri ini.

RINGKASAN:

Bro,… masih ingat kan? anak-anak di atas adalah anak-anak alam desa belandingan. Dan yang berdiri di perahu itu paling depan adalah kawan anak alam Imelda Naomi dari Jakarta. Ketika itu Imelda Naomi khusus ‘terbang’ dari Jakarta ke bali untuk membawakan anak-anak ini sekumpulan cerpen dalam selembar amplop, yang ingin ia bagikan kepada anak-anak alam di desa belandingan. Jumlahnya memang tak terlalu banyak saat itu. Tapi ibarat api, ia telah memantik bara kami.

Dalam 2 hari yang penuh suka-cita itu, ternyata CERITA SURAT kami itu tak hanya sampai di SDN Belandingan, namun telah sampai di SDN 4 sukawana yang sebelumnya tak ada dalam daftar kirim kami hari itu. Nah, ke-taksengajaan ini, dari sekolah kedua ini telah memantik semangat kami untuk mengirimkan cerita surat ini ke lebih banyak anak-anak, lebih banyak sekolah, hingga ke seluruh sekolah-sekolah di BALI, yang oleh Naomi telah dibagikan lewat pos dan kawan-kawan lain ke beberapa pelosok Indonesia (hingga ke Miangas).


CERITA SURAT UNTUK INDONESIA - REKOR MURI
(BALI, OKTOBER 2010)


Sesuai dengan tema Anak Alam 2010: “Education for ALL!” maka pada bulan agustus nanti kami akan memulai menyebarkan program Cerita Surat Untuk Indonesia anak alam ini ke seluruh Bali. (tentu juga segera akan kami aktifkan seluruh kawan-kawan anak alam di seluruh Indonesia). Yang kemudian akan dibantu oleh kawan-kawan kami di seluruh Indonesia.

CERITA SURAT UNTUK INDONESIA adalah salah satu dari program Komunitas Anak Alam berupa sebuah kegiatan membagikan cerita pendek dalam amplop kepada anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Ini adalah sesuah siasat kami untuk membagi kegemaran membaca dengan biaya yang lebih kecil daripada pengumpulan buku. Dengan itu kami ingin kelak anak-anak di seluruh pelosok Indonesia setidaknya memiliki kesempatan membaca cerita yang barangkali jarang mereka bisa dapatkan.

Sudah barang tentu kami sangat membutuhkan partisipasi kawan-kawan anak alam untuk memberikan sumbangsih kecil seperti biasa. Partisipasi apa yang kalian bisa berikan?

  1. Kami mengundang kawan-kawan penulis cerpen / cerita mini / puisi untuk memberikan sumbangan tulisannya kepada kami untuk dikirimkan kepada anak-anak di seluruh bali. Kami membutuhkan cerpen / cerita mini / puisi genre anak-anak, remaja, dewasa untuk kami bagikan kepada seluruh SD, SMP, SMA di seluruh Bali. Jadi siapapun kalian, apapun genre cerita kalian, mari memberi ‘sumbangsih kecil untuk Negri secantik Indonesia ini melalui cerita. Tulisan kalian bisa dikirim melalui alamat email berikut: komunitasanakalam@yahoo.com. Jangan lupa cantumkan nama, serta sedikit saja biodata. :)


  2. Nah, ini adalah cara termudah untuk kalian berpastisipasi. Kami harus memfotocopy puluhan ribu cerpen untuk disebarkan ke seluruh sekolah di Bali. Maka dari itu, kami memberi kesempatan kepada semua kawan-kawan untuk membantu memfotocoy cerpen-cerpen ini, atau menyumbangkan amplop untuk membungkus cerpen-cerpen ini. Seperti yang sudah kalian tahu, komunitas anak alam selama ini bekerja karena adanya kawan-kawan anak alam. Maklum kita tak mau membertakan pemerintah untuk membantu biaya operasional. Pemerintah sudah berat bayar gaji PNS yang jumlahnya cukup banyak. Kami butuh ribuan cerpen untuk kami kirimkan, jadi berapapun yang anda bisa bantu kami untuk memfotocopy atau nge-print cerpen/cerita mini/puisi kami akan sangat kami apresiasi.


  3. Nah, yang ini sepertinya lebih mudah lagi. Mau menemani saya membagikan cerpen-cerpen ini ke sekolah-sekolah di seluruh Bali dan mengajari mereka menulis cerpen, puisi, cerita mini? Hayoo… Atau kawan-kawan juga bisa membagikan CERITA SURAT ini sendiri atau bersama kawan-kawan yang lain ke sekolah-sekolah yang dekat dengan rumah kalian. Jangan lupa bawa kamera agar kalian bisa foto-foto narsis :), dan tentu kabarkan kepada saya sehingga bisa saya publikasikan dan saya simpan dalam file dokumentasi anak alam. :)


  4. Jika anda: PERUSAHAAN dan ingin menyisipkan promo flier/brosur/informasi tentang produk anda di SURAT CERITA kami, silahkan kontak nomer-nomer di bawah untuk informasi lebih detail. Bayangkan coba, informasi produk anda dibaca puluhan ribu anak muda yang barangkali adalah target pasar produk/jasa perusahaan anda.

  5. Kalian juga bisa berbagi kesempatan kepada kawan-kawan lain untuk berpartisipasi dengan membagikan link note ini kepada kawan-kawan anak alam yang lain. Hingga kelak kita bisa tidur nyenyak, saat melihat anak-anak INDONESIA hingga di pelosok gemar membaca.




Salam anak Indonesia,
Salam anak alam


Pande putu setiawan
Komunitas Anak Alam
juni 2010

info selengkapnya:
pande / 0817 265028
CERITA SURAT UNTUK INDONESIA official blog
email: komunitasanakalam@yahoo.co
m
5:28 AM

News Letter 1 Tas untuk 1000 Senyum. edisi II/6/0. Juni 2010


oleh: Febri koordinator program 1 Tas untuk 1000 Senyum

kebodohan terbesar, bukanlah kebodohan itu.
Tapi kita yang berdiam diri melihat kebodohan itu terjadi di seputar kita.
Hal terburuk adalah tidak melakukan apa-apa

Yippi~ This is our first news letter. mulai kini kalian akan punya info kegiatan bulanan kami. Ah ya, mungkin sebelumnya masih banyak yang bingung dengan kegiatan kami. 1 Tas 1000 Senyum adalah salah satu kegiatan komunitas anak alam, dimana kegiatan kami adalah pemberian bantuan berupa tas baru ataupun bekas kepada anak-anak yang kurang mampu, di desa Blandingan, Bangli, sebuah Desa yang tidak tercatat dalam peta. Untuk sementara yang kami kumpulkan bukan hanya sebatas tas bekas saja, tetapi juga barang-barang layak pakai lainnya. Informasi selengkapnya mengenai komunitas kami dapat anda lihat di website anak alam,
dan informasi terupdate mengenai kegiatan kami dapat anda lihat di Blog Anak Alam

______________________

Sebuah Desa yang tidak tercatat dalam peta
Hmm, ini adalah perjalanan kedua bagiku ke desa ini. Hari ini kami membawa banyaaak kawan anak alam (sebutan bagi para anak alam), banyaak sumbangan, dan tentunya, lebih banyaaak lagi beasiswa.. Sebelumnya, pada tanggal 8 dan 9 Mei 2010, kami mengirimkan bantuan dan beasiswa sebanyak 11 orang kepada anak-anak Desa Blandingan, kini, pada tanggal 6 Juni 2010, kami mengirimkan bantuan dan beasiswa lagi kepada 28 anak di desa tersebut =D . Bantuan berupa Baju, Tas, dan Sepatu sebanyak 4 Dus Besar dan 5 Tas Plastik Besar, dari Ryu dan dari para donatur lain telah disalurkan kepada anak-anak di Desa Belandingan. Makasi ya^^ Semoga bulan depan, kami bisa mengirimkan bantuan dan beasiswa lebih banyak lagi kepada anak-anak disana. =D Bertemu dengan mereka, melihat mereka dengan senyum tersungging di bibir mereka, menghilangkan semua kepenatan dan kejenuhanku. Semangat merekalah yang membawaku sampai ketempat ini.



__________________________

Nah, bagaimana Anda bisa membantu ?
1. Ini yang paling mudah. Just like this page, and suggest to your friends atau menyebarkan link kami di wall anda. Dengan ini, anda sudah membantu kami untuk menyebarkan informasi kami kepada yang lain^^
2. Anda bisa menyumbangkan tas, pakaian dewasa atau anak-anak, ataupun barang-barang yang masih layak pakai kepada kami. Sumbangan bisa dikirimkan langsung ke Posko Pengumpulan Bantuan :
Jl. P. Sebatik no. 16
Denpasar - Bali 80114

4. Untuk Anda yang ingin menjadi sponsor dalam kegiatan kami, atau menjadi volunteer dalam kegiatan kami, Anda dapat menghubungi contact person dibawah ini.

Sumbangan berupa barang akan kami salurkan ke Desa Songan Belandingan-Bangli setiap awal bulannya bersamaan dengan pembagian beasiswa. Sumbangan dalam bentuk dana akan kami pergunakan untuk operasional kegiatan kami ataupun pembelian tas baru, alat-alat tulis baru dan yang lainnya. Jika anda membutuhkan proposal ataupun laporan kegiatan tahunan 2009/2010 kami untuk kerjasama sponsor, ataupun ingin bertanya lebih jauh mengenai project kami, anda dapat menghubungi kami.

Project lain dari komunitas anak alam :

1. Untuk anda yang ingin menyumbang buku, anda bisa link ke page ini :
http://www.facebook.com/pages/1-Buku-untuk-1000-Mimpi/110188792354703

2. Untuk anda yang ingin memberikan beasiswa bagi anak alam, anda bisa link ke page ini :
http://www.facebook.com/pages/Beasiswa-dan-Program-Orang-Tua-Asuh-Komunitas-Anak-Alam/120752387938110


Berikan sumbangsih kecil untuk negeri ini mulai dari cara yang sederhana saja
If not we, then WHO ?
If not now, then WHEN ?
If not this, then WHAT ?



Keep their smile ON =D


1 Tas untuk 1000 Senyum
cp : (Febri)
ph: 081933055707


menerima sumbangan: pakaian bekas layak pakai/baru, tas bekas/baru, sepatu bekas/baru, buku bekas yang masih layak pakai/baru yang akan kami kirimkan ke anak-anak kami di pelosok bali.

7:47 PM

Pohon hati itu harus tetap menancap ke akar! sekarang, sejenak ngopi pagi. lihat bebunga indah.



note ini didedikasikan untuk: radziyanthie 6/6/10 (wish u a happiest life!)


melayani negri secantik Indonesia dari sebuah tempat nun jauh di atas bukit dari kedalaman hati dalam kesederhanaan pagi.
beasiswa anak alam

sanur, june 7 2010 08:00 am

“Hey wayan, how are you?” seorang turis jepang menyapa seorang lelaki tua yang sedang duduk sambil merapikan brosur-brosur jasa wisata yang biasa ia jajakan kepada turis-turis yang biasa lewat di jogging track pantai sanur saban hari. Wayan sumringah beranjak menghampiri turis jepang yang sedang tergopoh-gopoh berjalan dengan koper dan tas beserta pasangannya itu dan ia segera menyalami turis yang menggunakan jasanya untuk snorkling kemarin lalu.

“Very good!” wayan menjawab cergas. Sebagai orang yang telah karatan berjemur di pinggir pantai sanur, tentu bahasa inggris Wayan very good juga walau aksennya ke-wayan-wayanan. “I will come back to Bali!” tamu jepang itu memungkasi pertemuan haru mereka sambil memberi wayan beberapa lembar uang rupiah dan sen.

dan hari berjalan seperti biasa kembali untuk wayan. Bali juga kembali berdenyut menunggu keping-keping yen dan dollar.

Telah beberapa hari air laut surut. di kejauhan karang yang diwarnai hijau ganggang bermunculan. pagi ini ia naik setinggi pinggang. (Hem.. lumayan, hasrat mandi pagi ini akan terpuaskan, tentu mandi akan lebih menyenangkan.) Mentari hangat beranjak pelan mendaki tebing nusa penida di kejauhan. Sementara ganggang cokelat kering terserak di bibir pantai di atas pasir putih.

dan pagi ini kembali aku seperti mendapatkan hadiah yang paling indah bagiku: matahari pagi hangat, udara pagi, pasir putih, dan alam yang tersenyum kepadaku! kepadamu juga...!

Kembali menginjakkan kaki di pasir putih pantai sanur -dengan celana nike biru dan wetsuit indodream- tentu menyegarkan bodi dan pikiran, setelah kemarin seharian hingga petang menjelajah bubung batu barak dengan kawan-kawan anak alam yang full team, dengan Iis yang kakinya habis patah namun dapat sampai hingga ke puncak bubung, dengan Gung Junior 'lucu' baru berumur 3 tahun, dan tentu anak-anak alam kita yang telah lama tak kita sapa.

nah, jika kau merindukan hari itu, kita pergi ke bubung batu barak lagi lewat cerita ini.

denpasar - belandingan, june 6 2010. 09:00 am

Ada Gek Nanda, Tii, Iis, Mbak Yusi dan keluarga, Kiud, Putri, Andrea, Budi, Kadek, Pak Gung, Mbak Rina dan keluarga yang akhirnya menjadi kalam berikutnya yang memecahkan rekor untuk dirinya sendiri menjejakkan kaki di ‘negeri di atas awan’ belandingan.

Sementara bagi Mbak Dewi, Anggara, Nia, Febri, Richard, Gustra, Jalu, Ode, Ingela ini adalah ‘kepulangan’ mereka kerumah kedua lagi, bertemu dengan anak-anak manis mereka, wajah yang telah sebulan tak dilihat secara langsung, walau foto-foto mereka cukup mengobati rindu.

“bli aku udah di be pasih”
“bli jangan ditinggal ya. Aku masih dalam perjalanan”
“bli sudah pada di be pasih ya. Gek masih dalam perjalanan. Tungguin ya”
"i could't arrange my self a car. is there still a room for me there?"
bla..bla..bla.... yang lain memenuhi inbox HP murahku pagi itu. mereka semua ingin memastikan bahwa pagi itu, mereka tak tertinggal rombongan.

(siap, apa sih yang nggak buat kalian... he... )

Sementara Mbak Yusi sedikit gundah pagi itu karena mesti terlambat karena ada masalah dengan ban mobilnya, dan masih ada ganjalan yang lain, hari minggu stand toko bunga belum buka pagi itu hingga mengurungkan niatnya untuk membawa serta bibit bunga dan buah yang ingin ditanam di belandingan bersama kawan-kawan dan anak-anak. (tarik mbak.... jalan terus! :) )

dan Ingela juga masih harus kita jemput di Batubulan, sementara dari Nyuh Kuning Andrea mengirim pesan agar kami menjemputnya persis di depan lapangan bola Nyuh Kuning, maka perjalanan pagi itu tentulah akan sedikit lebih panjang dari biasa.

dari Ubud, Budi dan Kadek berangkat sendiri dengan motor, sementara Gustra telah sampai duluan di basecamp anak alam songan, menyusul richard yang bahkan telah sampai di belandingan dan menginap disana di rumah Ketut Sumardi dengan motor gede tunggangannya.

tuh kan, kali ini kawan anak alam cukup lengkap. walau yayuk, arie, dan KALIAN yang lain belum berkesempatan hadir, note ini adalah hadiah buat kalian. (datanglah di lain waktu, bawa sekeranjang senyum.)

kita tiba di basecamp anak alam jam 12:30 (ia pasti telat dari schedule), namun kami tetap menyempatkan diri untuk mampir sejenak di basecamp anak alam untuk menurunkan buku-buku yang dibawakan mbak yusi untuk Rumah Baca Anak Alam berserta menyesap sekedar minum sejenak.

segeranya kita melanjutkan perjalanan dengan rombongan karimun, avanza, terrios, dan mio, disusul oleh jazz pak gung yang datang belakangan. (semoga semua merek di atas kelak mensponsori /\ hehe..)

tiba di belandingan siang itu sedikit diluar perkiraanku. tak seperti biasa riuh teriakan anak-anak yang biasa menyambut kami dari wantilan tak terdengar. kepalan tanganku tinggi yang disusul oleh kepalan tangan anak-anak tak serta merta menaikkan adrenalin kami. aku nervous, jangan-jangan anak-anak semuanya ke ladang, padahal kan sudah diberitahu jauh-jauh hari bahwa kami akan datang pagi ini.

tak ada pilihan lain, sementara kawan-kawan memarkir mobil, aku bergegas lari ke balai desa, meloncat masuk dari pintu rahasia -yang hanya aku dan aparat desa yang tahu- karena pintu depan balai desa sedang terkunci, menghidupkan pengeras suara milik desa, dan segera memanggil anak-anakku untuk berkumpul ke wantilan:

"Pengumuman, untuk anak-anak alam SDN belandingan diharapkan segera berkumpul di wantilan sekarang juga, karena kak putu datang bersama teman-teman kak putu membawa beasiswa dan sumbangan lain buat kalian!"

segeranya aku kembali ke wantilan menemui kawan-kawan lain, alih-alih menunggu anak-anak datang kami merubah rencana awal, aku memilih untuk mengajak kawan-kawan lebih dulu jalan-jalan melihat rumah penduduk hingga ke SDN belandingan. satu per satu anak-anak terlihat berdatangan, dan sebagian dari mereka mengikuti kami ke sekolah.

kebetulan siang itu Bapak Kepala Sekolah sedang membersihkan ruangan guru bersama beberapa warga desa jadi kawan-kawan kami berkesempatan untuk berkenalan dengannya. hal ini tentu sungguh membuat kawan kita Budi dan Kadek sangat senang, karena notabene mereka berdua juga adalah guru.

hanya 15 menit sembari kawan-kawan berkenalan dengan anak-anak, merasa mereka sudah mulai pada berdatangan aku memutuskan untuk kita kembali ke wantilan saja. Sepanjang perjalanan kembali ke wantilan, rasa nervousku kini mulai hilang. yea..... anak-anak kita datang! pahlawan-pahlawan kecil kita muncul. mereka aku suruh berlarian, tentu riuh suara mereka semakin membuat teman-temannya yang lain ikut bergabung! hingga tiba di wantilan, hampir sebagian besar anak-anak sudah hadir.

dan inilah 'the show time!' inilah anak-anak alam. untuk mereka kami datang jauh mendaki bukit.

"Kita nyanyi bareng ya!" aku mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu ANAK ALAM yang kita sama-sama karang dengan kencag!

duhai kawan semua anak alam desa belandingan
mari kita sama-sama bernyanyi sambil bergoyang
agar hidup senang
riang gembira hati tertawa
bahagia slamanya.....


dan mereka semua bernyanyi sumringah hingga lagu itu usai ditutup oleh selarik lirik:
tinggalkan malas, rajin belajar!

oke. anak-anak sudah masuk kembali ke 'wilayah' kami, dan kini ia siap untuk diisi apa saja. pesan, petuah, motivasi, bara api, dan keberanian untuk terus bermimpi.

tentu tak terlewatkan disusul kawan-kawan anak alam mulai mengenalkan diri satu per satu, dimulai dari Putri dan diteruskan oleh semua kakak-kakak mereka hingga terakhir gustra yang telah datang untuk keberapa kali ke belandingan.

setelah sebulan lalu Beasiswa Anak Alam menghasilkan 11 beasiswa untuk mereka, bulan kedua ini mbak Dewi dan para orang tua asuh anak alam berhasil memberikan 28 beasiswa anak alam ditambah beasiswa SMK untuk puspasena dan karmajaya di SMK Putra Bangsa Ubud dan tentu beasiswa untuk anak-anak kelas 6 SDN belandingan yang akan kami biayai untuk masuk di SMPN 4 Kintamani di songan.

ini membuat sore itu senyum kami mengembang lebih lebar dari bulan lalu, karena sekarang lebih banyak lagi anak-anak yang bisa naik ke panggung bersalaman dengan mbak dewi dan pulang membawa amplop berisi beasiswa.

sementara kakak-kakak mereka yang lain membagikan bungkusan pakaian bekas kepada anak-anak yang lain, yang semalam telah dibungkus oleh Febri, Kiud, Cintra, mbak dewi, jalu, ode dan aku di gudang anyelir.

tak banyak petuah yang aku dan kami berikan hari itu karena petuah itu telah kami tumpahkan setahun penuh berlalu, lagipula setelahnya kami akan mendaki bukit. bahkan tak ada puisi, pantun, drama yang dihadiahkan anak-anak belandingan untuk kakak-kakaknya sore itu, kami telah menyiapkan hadiah spesial yang lain yaitu BUBUNG BATU BARAK. (*bubung = bukit)

tugas utama kami hari ini tuntas, dan semua anak telah membawa pulang masing-masing bungkusan, ini waktunya meniti setapak yang biasa dilewati penduduk kampung menuju bubung batu barak. dari batu barak kita bisa melihat kaldera danau batur, bukit cinta, desa belandingan dan hadiah terakhir adalah laut bali di sisi timur.

dan ketika semua dari mereka tiba di puncak bubung, kami semua berteriak kencang: "uaaaaaaaaaawwwwwwwwwwwwwwwwwwwww......." semua tampak sungguh senang, tak terkecuali gung cilik yang baru berumur 3 tahun.

(dan ini mudah-mudahan menjadi hadiah terbaik kalian kali ini pulang kembali ke denpasar.)

hari telah sore dan kita harus segera pulang. meninggalkan anak-anak, meninggalakan rumah kedua kami ini, meninggalakan jejak kaki dan senyuman.

dengan PR tambahan kami harus bekerja lebih keras lagi agar bulan depan lebih banyak lagi amplop beasiswa yang kami bisa beri dan hingga kelak 3.000 anak-anak alam kami di kaldera danau batur tak ada 1 pun yang putus sekolah. mereka yang kelak akan menjadi tulang punggung dan masa depan pulau kecil mereka ini. yang juga rumah indah kita semua. sebuah pulau wisata yang kebanjiran dolar dan yen.

(walau mereka tak pernah melihat pulau mereka ini, karena seumur hidup harus tetap tinggal di gunung, meladang, menyabit rumput! dan mereka tak pernah kecipratan dollar, yen dan pajak yang kita bayarkan untuk pembangunan di desa mereka.)

Anyelir june 7 2010 24:00 pm

malam hampir larut. sambil mengetik note ini, aku mendengar lagu 'scientist!'' – Cold Play, selarik liriknya menghantar aku tidur malam ini:

I was just guessing
at numbers and figures
pulling the puzzles apart

questions of science
science and progress
do not speak as loud as my heart

oh tell me you love me
come back and haunt me
oh and I rush to the start...


pesan:
(have a good nite! sleep tight babe!
jangan mimpi.
jaga hati.)


Anyelir june 8 2010 10:00 am

kembali memulai hari. buka fb, di inbox message fb-ku ada selarik pesan masuk:

"I was wondering if you by any chans could help me..."

"I am trying to do a description of Belandingan for a trekk in the region.
Do you have any information in english reg Belandingan that you could send me??"

nah, ini yang aku sangat benci: bebunga indah itu tak lagi menancap ke akar!
sigh! otak kalian emang bulukan! isinya cuma money money monkey...

Pulau ini TIDAK UNTUK DIJUAL madam.....!
(jual aja diri loe!)
desa ini bukan obyek wisata dan pemotretan.
ia adalah rumah indah untuk anak-anak kami ini (yang juga rumah kedua kami-kami)
biarkan mereka hidup di alam yang indah itu. seperti itu.
mereka lebih butuh buku, beasiswa dan 'bahan bakar' untuk mimpi mereka!
bukan turis!

jangan ambil apapun dari mereka, selain kenangan!


cinta,
pande
dps
june 08, 2010

lihat foto selengkapnya.
7:50 PM

Segelas Teh Hangat untuk Para Duta Kemanusiaan



Kita para pekerja 'kemanusiaan' yang bekerja tanpa gaji untuk anak-anak kita. (tapi sepertinya Tuhan ada dalam diri anak-anak itu? dan kita tlah bekerja untuk-Nya juga kan?)
kalam

pagi menjelang, jedalah sejenak. duduk. nikmati pagi di teras dengan segelas teh hangat, kopi, atau air putih, enak?

dear para Kalam para duta-duta kemanusiaan. kemarin sore aku bertemu mbak Yusi bersama Cok, Febri, Kiud dan lanjut malam bertemu dengan Ingela dan Richard. mereka kawan-kawan yang memiliki bahasa buana yang sama dengan kami, bahkan dalam diampun kami selalu bercakap-cakap tentang 'kemanusiaan', jalan hidup kami. seperti juga KALIAN kan? kita yang memilihnya, bukan mereka yang memilih kita (atau keduanya?) maka waktu yang kami isi itu terasa sangat berarti, (walau pulang kami tak bawa uang babe... seperti lagunya Dance Company!)

seperti pagi hangat yang lain, pagi ini sejenak ingin menghangatkan jiwa kami juga. menemui kawan di denpasar kemudian menemui kawan lain di seminyak, demi tugas, tugas kita menjadi 'duta kemanusiaan' itu. demi masa depan pulau kecil mungil indah ini yang telah kita gadaikan untuk DOLLAR. demi anak-anak kami yang minum air hujan tak pernah merasakan seteguk coca-cola di gunung sana. untuk mereka kita bekerja. bukan untuk Tuhan. (tapi sepertinya Tuhan ada dalam diri anak-anak itu?)

dan sekarang aku tersadar tanggung jawab kita semakin besar. sebagai langkah awal setidaknya kita telah membangun kan untuk pulau dan negri ini sebuah tulang punggung yang semakin kuat dan satu benih bunga pikiran kita itu telah tumbuh dan bahkan mulai berbunga.

anak-anak muda, pemikir-pemikir muda, orang-orang 'yang berhati muda' ini yang kelak akan meneruskan pulau ini dari tangan orang-orang tua sekarang (yang konon sibuk politik dan menjual pulau). kalian telah kami sekolahkan di 'sekolah pemimpin muda masa depan' Anak Alam kita.

Semua orang sekarang ingin bertemu kita dan aku pastikan itu sangat baik sekali, sekaligus aku beritahu di awal bahwa itu pertanda tugas kita semakin berat. tugas KALIAN semakin berat. bersiaplah! (keberanian kalian harus dibayar mahal dengan dedikasi (tak usah pikir pahala) jika ia ada pasti tlah dan akan menjadi kekayaan kalian.)

Semalam kami telah memikirkan untuk membuat back-bone/tulang punggung yang lain yang akan melengkapi dedikasi kita kepada pulau kecil mungil indah Bali dan negri cantik Indonesia ini. dan biarlah kami sejenak melanjutkannya dulu sembari melarung waktu dari bawah pohon waru laut yang tertimpa sinar bulan di sindhu. segera setelah bunga pikiran itu mekar, kita akan beri 'indah' yang lain untuk pulau ini lagi. negri cantik ini.

kalian para DUTA KEMANUSIAAN / THE AMBASSADOR OF HUMANITY. itu pekerjaan paling berat, tak digaji, bahkan sering tak dihargai, tapi kalian adalah orang-orang spesial setidaknya 1 orang aku menghargai kalian (walau dengannya seorang aku menjadi tak ada yang menghargai hehe...). namun lupakan penghargaan itu, sekali lagi seperti kita melupakan pahala itu. KERJA kita untuk manusia dan bumi jauh lebih baik dipikir. Jejak-jejak sejarah yang sedang kau tulis dengan tanganmu sendiri itu jauh lebih baik kau pikir. kan?

sebagai para muda, ini juga celah, tempat, ruang dan waktu untuk kita semua belajar. 'sekolah pemimpin muda' ini memberikan kurikulum standar bahwa semua mata kuliah 'alam' kita mengacu kepada kurimulum standar 'kemanusiaan' itu. dan camkan itu.

Beberapa juga kini mengajak aku untuk ikutan menjual pulau ini, aku miris. BISNIS adalah hal yang baik, wajar dan tentu bermanfaat, tapi catat: asal dengan pemikiran yang sehat juga. dengan business ethic yang baik. Orang-orang bali bukan obyek wisata. Anak-anak kami bukan obyek wisata. Gunung dan alam itu bukan obyek wisata. (hanya untuk mengeruk uang untuk perut kalian). Awas, ia bau?

Aku akan berbisnis, jika bisnis itu menghargai manusia dan alam, mengambil secukupnya dan tak serakah. Aku akan berpolitik, jika politik itu sebagai jalan pengabdian, bukan untuk mengejar jabatan atau korupsi untuk satu keluarga kita sendiri. Aku akan membicarakan agama jika agama itu tak membuat kita berperang. Karena jalan kemanusiaan yang kita pilih tlah membuat bahkan pohon, kodok, bumi kita hargai sama dengan kita. saling mencinta tlah menjadi hal yang paling menakjubkan bagi kami. kami lebih suka menilai orang dari apa yang mereka beri bukan apa yang diterima. pohon memberi kepada manusia, manusia membunuh pohon? siapa yang lebih beradab? ah lupakan.

Kita datang untuk menulis jalan sejarah, kalian adalah para HISTORY MAKERS, bukan history witness. Dan tangan kalian yang menentukan lukisan, tulisan, dan jejak yang kalian tinggalkan. tentu tangan itu tergerak oleh hati dan pikiran kalian. MURNI-kan hati dan pikiran kalian.

aku ingin kita berjanji kepada diri sendiri (bukan kepada orang lain), untuk menjadi warga BUMI yang lebih baik, warga negara Indonesia yang lebih baik, penghuni pulau kecil mungil ini yang lebih baik.

Jaga api itu terus menyala! (anak-anak kita butuh kehangatan, menemaninya memetik BINTANG paling terang di malam paling gelap dari atas gunung!)

selamat bekerja para DUTA KEMANUSIAAN / THE AMBASSADOR OF HUMANITY!

jejak-jejak tangan kalian sangat berarti untuk sebuah sejarah!


salam anak indonesia
salam damai.



Pande
dps
June4/10

sua esok pagi dalam senyum!
09:00 AM
warung be pasih jl.pemuda III/24 Renon
Denpasar.
4:52 AM

Mengundang Semua: Pengiriman Beasiswa Anak Alam ke Belandingan & Songan Kintamani, Minggu 6 Juni 2010. 09:00






"mimpi kalian, masa depan INDONESIA!
teruslah bermimpi nak. jangan lelah memetik bintang!"

beasiswa anak alam


awal bulan lagi. awal bulan yang tentu juga waktu yang sangat menyenangkan buat kami. bukan karena kami gajian (kami pekerja sosial yang tak digaji siapapun), tapi kami akan ke gunung lagi mengirimkan 'gaji' buat anak-anak kami. upah atas kemauan mereka terus belajar. upah atas keberanian mereka terus bermimpi. modal buat mereka meretas mimpi. hingga kelak mereka sukses, jadi 'orang', setidaknya ada yang mentraktir kami sekedar kopi. ya kan nak?

dan apresiasi harus saya berikan, ini adalah hasil karya mbak Dewi Utari -project leader Beasiswa Anak Alam- tentu juga para orang tua asuh anak alam yang telah memberikan sedikit uang yang dihasilkannya kepada 'anak-anak' mereka ini, anak-anak kita. Aku ingat kata pepatah bahwa uang yang kau hasilkan dari kerjamu itulah hartamu, tapi sesuatu yang kau dapat dari apa yang kau kerjakan dengan tulus tanpa menghasilkan uang itu adalah KEKAYAANMU. mereka kekayaan kita. anak-anak ini. senyum mereka kekayaan kita.

untuk bulan Juni ini kami ingin berterimakasih kepada orang tua dan kakak-kakak asuh anak-anak alam berikut: Astini Ayua, Luh Putu Winhursinta, Dewi Utari, Gede Erwin, Dewi Pande, Nyoman Weriawan, Mega Quiksilver, Dian Artawati, Mega Trisna, Pari, Indah Kusumah, Widantari, Anggara, Putu Srikasih, Tricia, Suma Natalia, Garuda Bali, Tut Nik, menyusul Iona dan Richard Piscioneri, dan saya berharap mampu menuliskan semua nama mereka namun jika ada yang terlewat saya mohon maaf dan permakluman, namun beasiswa kalian tentu telah tercatat sejarah. Walau nama kalian tak sempat saya catat di note ini.

Jejak tangan kalian, jejak hati kalian, uang kalian, keringat kalian dan semua yang telah kalian beri tak kan pernah sia-sia, kami yakin itu, aku yakin itu. Aku sangat yakin itu saat aku teringat kembali ketika aku tinggal bersama mereka, tidur dengan bantal sebatang kayu, dipan juga lembaran kayu di rumah saka 12 mereka, beberapa bulan kala itu bahwa mereka kelak akan menjadi tumpuan kita melanjutkan pulau kecil ini lebih bijak dan juga negri cantik ini lebih damai (sedamai kampung mereka yang tak dihuni hotel, villa, resort). Sementara sebagian anak-anak kota tlah lupa bahasa ibu, tlah kebarat-baratan, masih aku syukuri sebagian yang lain lagi masih sering aku lihat latihan menari di wantilan.

fiuh,.... (waktunya seka keringat!)

Bulan lalu kita telah memberikan beasiswa kepada 11 anak, untuk bulan ini aku tahu uang yang kita kumpulkan dari KANTONG-KANTONG kita sendiri ini (bukan dari pemerintah atau lembaga donor asing) akan berjumlah lebih banyak. Dan itu adalah jawaban dari doa dan kerja keras kalian nak.

Minggu ini akan ke gunung bertemu kalian, kakak-kakak dari SURFER GIRL, KORAN TOKOH, THE ISLAND, TEAM BEASISWA ANAK ALAM, KAWAN-KAWAN ANAK ALAM, ada juga mahasiswa dari amerika yang sedang penelitian di bali untuk ikut rombongan kita hari minggu ini ke belandingan. Aku tentu tambah senang. semakin banyak orang BERANI dan berdedikasi yang keluar kota naik gunung ketemu anak-anak alam di balik bukit. Bertemulah dengan anak-anak ini, itu adalah hadiah terbesar buat mereka, tentu kami dan aku.

dan sekaligus dengan note ini kami mengundang SEMUA kawan siapa saja boleh ikutan. Kita akan berangkat pada:

  • Hari: Minggu

  • Tanggal: 6 Juni 2010

  • Waktu: 09:00 AM

  • Tempat Ngumpul: Warung Be Pasih, Jl. Pemuda III/24 Renon Denpasar.

  • Dress Code: bebas. yang penting pake baju hehe.....

  • Kendaraan: Mobil mbak dewi, dan kendaraan kalian masing-masing.

  • Acara: 1 hari saja (tidak menginap a.k.a pulang sore), pengiriman beasiswa, naik ke bubung batu barak, mengunjungi rumah dan keluarga masing-masing anak yang mendapat beasiswa.


so, semoga ini menjawab pertanyaan kalian semua dan semua dari kalian berkesempatan untuk ikut kami ke 'negeri di atas awan' itu bertemu dengan anak-anak manis kita.

catat waktu di atas!
tandai kalender kalian!
sampai jumpa dalam senyum!

salam anak indonesia,

pande
dps
june 3, 2010

info: 0817 265028
n.b. jika sambil mau bawa sumbangan pakaian bekas, buku bekas, dll dipersilahkan!








8:56 AM

Mengisi Liburan dengan Membaca Buku Bersama Anak Alam dan Perpustakaan Keliling Bali (see us at your village, dear!)




Liburan. ke mall? plesir? ke salon? baca buku di bawah pohon beramai-ramai bersama teman-teman sekampung????
-anak alam perpustakaan keliling bali

Angin berhembus sepoi-sepoi. mudah-mudahan hujan tak lagi banyak datang di musim kering. bayangkan anak-anak kita berjumlah puluhan, membaca buku Laskar Pelangi, Chicken Soup, Lucky Luke, Asterix Obelix, sambil berebut dengan teman-temannya ketika menemukan cerita menarik?

Argh......... (adrenalin kami seketika naik ketika menulis sepenggal paragraf pertama note ini di atas)

Ya, liburan bisa menjadi menarik tentu juga menyenangkan. Bagi ANAK ALAM, ini adalah sebuah hal yang tentu mengusik nurani 'pekerja kemanusiaan' kami, hasrat kami, untuk turun gunung, keluar kota, waktunya untuk berbagi bersama anak-anak kami yang lucu-lucu di pelosok-pelosok Bali yang tak pernah melihat wajah-wajah kami (hehe barangkali ini tak terlalu penting), tentu tak pernah memegang sebuah buku yang berjudul Laskar Pelangi atau bahkan mendengarkan pembacaan puisi LIVE!....

"Oke, nak, telponlah kakak SEKARANG!"
"ini nomer telpon kakak: 0817 265028"
"katakan: Datanglah ke kampung kami kak, bawa BUKU!"
"Silahkan kalian bisa nelpon kakak kapan saja, pinjem HP kakak-kakak kalian!"

hehe.... semoga anak-anak itu (tentu lewat kakak-kakak mereka membaca pesan kami di atas.)

Oh iya, dan buat kakak-kakaknya juga, kalian yang pulang kampung liburan bisa juga membawa buku-buku kami untuk kami pinjemkan, untuk dibacakan kepada anak-anak (adik-adik) kalian di kampung, ajari mereka baca buku, jangan PS atau permainan komputer saja. kan?

Bagaimana caranya Kak?

Oke begini, mudah saja, tak ribet. So, seandainya ada dari kalian yang didesanya banyak anak-anak usia sekolah, kalau bisa ada lebih dari 20 anak mau kami datengin, silahkan perhatikan hal-hal berikut ini:

  1. Ada tempat teduh untuk menggelar tikar (bisa bale banjar, wantilan, teras rumah, atau dimana saja, di bawah pohon juga oke. terutama karena hujan belakangan lagi rajin datang.)

  2. Perpus "Kaget" dibuka selama 1 hari saja (jam 10.00 s/d 16.00) dengan break 1 jam u/ anak2 pulang makan siang. (Kami membawa buku, tapi kami tak membawa nasi bungkus! :) ) so, sesuaikan waktu yang terbaik buat kalian agar semua kawan-kawan kalian bisa ikut datang baca buku dan bermain bersama-sama kami.

  3. Yang dibawa oleh Anak Alam dan Perpustakaan Keliling Bali :
    - Buku2 bacaan u/ntuk anak-anak - remaja & wanita (ibu2 / kakak2 yg ngantar anaknya / adiknya ke perpus juga boleh ikutan baca).
    - Peralatan menggambar & mewarnai.
    - Prakarya dr sampah kering (koran, box bekas, plastik kemasan snack dll yb mudah ditemukan disekitar kita).
    - Pendongeng (khusus u/ hari Minggu).
    - Acara-acara lain semacam main drama, baca puisi, belajar menulis cerita mini.

Catat waktu yg bisa kami sediakan dari tgl 20 Juni s/d 4 Juli 2010, sedikitnya 3x / minggu ... atau tergantung kebutuhan kalian. Manfaatkan betul waktu itu agar kalian bisa kami datangi ke kampung kalian.

Bagaimana? seru kan? liburan bisa juga mengasyikkan kan?......

Jadi sekali lagi kalian bisa undang kami kapan saja tentu dengan menelepon nomer telepon di atas, dan tunggu kami dengan BUKU di kampung kalian. Kalian bisa telpon kakak, SEKARANG!

Tunggu kami dik. Karena kami cinta BUKU. dan kami juga cinta KALIAN anak-anak kami!


pic: kidstopia


salam anak indonesia


Kak Pande/ Kak Yusi
Komunitas Anak Alam
Perpustakaan Keliling Bali

info:
HP: 0817 265028
e. komunitasanakalam@yahoo.com
8:06 AM

Tx... Marissa untuk Anak Alam

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs547.ash1/31957_1397267344105_1604881170_30982660_1975901_n.jpg

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs607.snc3/31957_1397267424107_1604881170_30982661_5030676_n.jpg

http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/hs547.ash1/31957_1397267464108_1604881170_30982662_728328_n.jpg
4:13 AM

Guideline Anak Alam 2010 - 2011



menjadilah bagian. menjadilah perubahan.


dear KAWAN ANAK ALAM yang sangat saya cintai,


Salam anak indonesia. Ini adalah tahun kedua kita, seperti yang kemarin lalu telah saya katakan bahwa ini adalah tahunnya kalian, kawan-kawan anak alam. Ibarat sebuah bangunan yang fondasinya telah cukup kokoh untuk kalian dirikan tiang-tiang diatasnya, inilah waktunya kalian mendirikan tiang-tiang itu, meninggalkan jejak tangan dan kaki, mencetak sejarah setidaknya untuk hidup kalian sendiri, tentunya untuk anak-anak alam.

Tahun ini tema yang kita usung adalah "FREE EDUCATION FOR ALL!", bahwasanya kegiatan kita tahun ini lebih banyak difokuskan pada kegiatan-kegiatan pendidikan dan beberapa kegiatan lain adalah kegiatan lingkungan. Target tahun pertama kita sepertinya telah mencapai harapan, dimana anak-anak kini telah memiliki kepercayaan diri tinggi dan memiliki keberanian untuk bermimpi. Setidaknya itu adalah hasil yang cukup besar bagiku. Tentu ditambah dengan bonus pada akhirnya anak-anak alam bisa masuk TV lewat tayangan program Homestay Trans 7, itu adalah bonus yang tak terperi, tak dinyana. Tentu juga tampilan mereka yang heroik dalam Konser Amal Anak Alam, masih ingat pantun-pantun dan puisi mereka?

Untuk tahun ini, berikut adalah beberapa kegiatan yang telah kita rencanakan. Tahun ini beberapa sponsor corporate telah mulai melirik dan membantu kita, yang sangat pantas kita harus syukuri. Tabungan dari kantong kami tentu hanya berjumlah secukupnya. Catat!

Kami memberi kreatifitas seluas-luasnya untuk kawan-kawan anak alam dimanapun berada: surabaya, bandung, jakarta, jogjakarta, semarang, sumba, sumatera dan nusra hingga kalimantan dan papua, bahkan beberapa kawan saat ini sedang studi atau menetap di luar negeri untuk menjadi bagian, memberi sumbangsih kecil untuk negri. jadilah KAWAN-KAWAN ANAK ALAM yang aktif dan kreatif, jadilah anak-anak muda indonesia yang produktif, tentu seperti biasa dengan cara-cara kecil dan sederhana saja.

Maka dari itu kami mengundang seluruh kawan-kawan anak alam untuk menjadi bagian, dan menjadi perubahan.

GUIDELINE
KOMUNITAS ANAK ALAM
2010 – 2011


  1. Konser Tribute To Kawan Anak Alam (maret / april 2010)
    Sebuah helatan khusus untuk didedikasikan kepada kawan anak alam. DONE

  2. Cerita Surat untuk Indonesia rekor MURI (juli / agustus 2010)
    Pengiriman puluhan ribu surat cerita ke sekolah-sekolah: SD, SMP, SMA dan kampus-kampus di Bali.

  3. Festival Penulis Muda Bali (Agustus / september)
    Sebuah helatan sastra untuk penulis-penulis muda berbakat yang selama ini tak pernah bisa memunculkan karyanya ke publik.

  4. Anak Alam Kite Festival (juni)
    Festival layang-layang anak-anak tahunan anak alam. mendidik anak-anak untuk mencintai alam dibanding mainan komputer.

  5. Pameran fotografi anak alam (t.b.c)
    Sebuah pameran fotografi tentang anak-anak alam dan kehidupan sehari-harinya.

  6. Pembukaan Sekolah Komputer & Rumah Baca Anak Alam (t.b.c)
    Soft opening Rumah Baca Anak Alam dan Sekolah Komputer Gratis Anak Alam yang hingga kini masih kita persiapkan.

  7. Cinta alam anak alam (t.b.c)
    Kegiatan lingkungan komunitas anak alam.

  8. Ekspedisi para kalam: negeri di atas awan (t.b.c)
    Sebuah kemah sosial mengunjungi alengkong 'negri di atas awan'

  9. Berbagi dan Menginspirasi anak alam(t.b.c)
    Sebuah kegiatan kunjungan ke kampung anak alam sembari berbagi pengetahuan yang akan menjadi inspirasi bagi anak-anak alam

  10. 1 buku untuk 1000 mimpi (t.b.c)
    Sebuah kegiatan pengumpulan buku untuk dibagikan kepada anak-anak alam di pelosok negri

  11. Sepatu untuk adikku (t.b.c)
    Sebuah program pengumpulan sepatu bekas / baru yang akan disumbangkan kepada anak-anak alam

  12. Tas untuk adikku (t.b.c)
    Sebuah program pembuatan tas baru yang didukung oleh sponsor dan pengumpulan tas bekas yang akan disumbangkan kepada anak-anak alam

  13. Launching 1 Camera for 1000 Smiles project (soon)
    Sebuah project bekerjasama dengan Urban Artistry Photography Asutralia membuat perpustakaan kamera di sluruh dunia.

  14. Youth Leadership Training (t.b.c)
    Sebuah pelatihan kepemimpinan anak muda ala anak alam

  15. Young Entrepreneur Workshop (t.b.c)
    Sebuah workshop kewirausahaan untuk anak muda yang akan bekerjasama dengan instritusi lain.

  16. Green Camp & Youth Leadership Camp anak alam (t.b.c.) GREEN CAMP III DONE!
    Sebuah kemah sosial dengan melibatkan anak-anak muda untuk anak-anak alam.

  17. Hard Rock Radio Bali - Anak Alam (full year)
    Program kerjasama Hard Rock Radio Bali dengan Anak Alam selama setahun penuh. tx. mas tommy.

  18. Beasiswa Anak Alam
    Program jangka panjang beasiswa dan orang tua asuh anak alam.

  19. Buku Mimpi Dari Balik Bukit 'Risalah Anak - Anak Alam' (t.b.c)
    Penerbitan buku anak alam dengan dukungan sponsor dan donatur yang berbaik hati, sehingga lebih banyak orang yang bisa membaca risalah anak-anak alam.

  20. Kembang Api di Atas Kampung Suci (31 desember 2010)
    Perayaan tahun baru ala anak alam di bebukitan.

  21. dan masih banyak lagi.

Bagi perusahaan atau organisasi lain yang ingin menjadi bagian dan bekerjasama dengan Komunitas Anak Alam dalam kegiatan-kegiatan kami ataupun sebaliknya, kami akan sangat bersenang hati dan membuka tangan lebar-lebar untuk bersama-sama berbagi SENYUM untuk anak-anak negri. Untuk informasi selengkapnya tentang kegiatan-kegiatan kami, mendapatkan proposal, dan laporan aktivitas tahunan anak alam 2009-2010, silahkan menghubungi kami di nomer telepon dibawah.

Kami juga membutuhkan anak-anak muda terbaik dan berdedikasi indonesia untuk menjadi project leader kegiatan-kegiatan komunitas anak alam. Silahkan menyumbangkan tenaga, pikiran dan pengetahuanmu.


menjadilah PERUBAHAN
yang ingin kamu lihat di dunia ini.

-gandhi


Terimakasih tak terperi kawan anak alam.

Salam anak indonesia,
Salam anak alam


pande putu setiawan
KOMUNITAS ANAK ALAM
bali, 9 maret 2010

untuk info selengkapnya silahkan menghubungi:
PANDE: 0817265028
web: www.anakalam.org
blog: komunitasanakalam.blogspot.com
email: komunitasanakalam@yahoo.com
8:04 PM
11:47 PM

1 Anak Alam 1000 Cinta Video

3:08 AM

Sepucuk Bunga Hati untuk Negri



"BEBASKAN DIRIMU DARI BERMENTAL BUDAK
TAK ADA ORANG LAIN YANG BISA MEMBEBASKAN PIKIRANMU
SELAIN DIRIMU SENDIRI"

- bob marley (redemption song)

: untuk Indonesia, 20 Mei 2010


dear kawan anak alam,


ini adalah mereka. pramugari yang berani 'terbang' dengan truk pickup pengangkut sapi, fotografer yang berani memotret model ingusan betulan dan tak pernah mandi - bukan model cakep seksi -, perawat yang mau pergi jauh hanya untuk mengajari anak-anak kecil di pegunungan cara menggosok gigi, pemilik usaha yang tak hanya memikirkan profit namun juga benefit bagi orang lain memberi sebagian harta, pemilik restoran yang mau berbagi chicken nugget kepada orang miskin bukan hanya menjualnya kepada turis. para revolusionis dalam dunia yang semakin kabur.

tak tabu berjalan bertelanjang kaki di pantai tengah malam, memandang langit mencari pencerahan pikiran. tak ciut mendaki bukit hanya untuk mendengar bisik cemara. tak tabu untuk bermimpi. tak tega menjadi benalu untuk taman hati yang saban hari kami pijaki. kami adalah alam, alam itu sendiri. kami kawan, sahabat, teman alam.

bercanda lepas. berhati bening. kami berteriak. kami mengejar kupu-kupu di taman hingga senja. kami bermain layang-layang di bawah tempa sinar mentari. apa yang ditakutkan dari mentari sementara tanpanya tak ada kehidupan? kami tak sembunyi di balik tembok persegi berpintu satu berjendela empat. kami tak sembunyi saat hujan. kami adalah anak-anak, anak itu sendiri. kami ada untuk mereka, ia yang telah meminjamkan kami bumi ini.

tangan mengepal. hati ini mencinta. mata nanar lihat ke depan. asa tak terpatahkan oleh angin. kami adalah karakter, bukan barang cetakan. pantang menyia-nyiakan tantangan.

kami adalah jiwa-jiwa terbebas. terbebas dari belenggu apapun yang mengatas namakan peradaban memperbudak. kami peradaban itu sendiri. mereka adalah diri kita sendiri. kita semua adalah peradaban itu sendiri. kita semua adalah sama. manusia, hewan tumbuhan itu kita. kita adalah bumi. Bumi yang bergerak namun tersadar. kami kakinya. kami tangannya. kami badannya. dan seperti mentari di pagi hari, kami terus akan ada. untuk bumi (yang tak lain kami sendiri).

ini darah dan nafas kami: merah dan putih. kami rajut ia dalam sebuah karya, kerja, dedikasi, pemberian (tak meminta). kami adalah merah putih itu sendiri. INDONESIA.

ini karya kami sebagai tanda CINTA, untukmu: negriku!




cinta,
Pande
dps
20 mei 2010
7:09 AM

Mimpi Kiud



Mimpi,. Kemauan.... semangat....
Mengapa harus menunda mewujudkannya.....
Dan kini harus MULAI MELANGKAH...

-kiud


Wow! Tak pernah saya membayangkan akan jadi seperti ini. Mimpi yang hanya memberikan beberapa adik-adik di desaku sebuah buku cerita saja kini akan menjadi mimpi yang lebih besar lagi. Saya benar-benar tak pernah menyangka sebelumnya.

Telah sejak beberapa lama setiap hari saya sisihkan beberapa ribu dari uang saku saya untuk memenuhi target di bulan desember. Bulan desember ulang tahun saya yang ke 20.

Sejak saya SMP saya mempunyai mimpi ingin sekali ulang tahun saya dirayakan sekali saja (sebab orang tua tidak pernah merayakan ulang tahun anaknya, selain dengan menyantap nasi goreng dalam 1 nampan bersama). Namun bukanlah perayaan 'party' dengan musik keras dan pakaian gaun dengan biaya berjuta-juta yang akan habis semalam??? Tidak...

Saya ingin konsep berbeda. Awalnya saya ingin membelikan baju untuk adik-adik di desa, namun stelah saya pikirkan lagi. Bulan desember yang identik dengan liburan semester, saya bermimpi memberikan buku kepada adik-adik. Meski 1 namun dengan judul yang berbeda. Dengan demikian mereka bisa saling tukar dan bergiliran membacanya. Cuma sebatas itu saja mimpi saya, yang barangkali saya bisa wujudkan. Sebab kerap kali ibu selalu melarang saya untuk bermimpi yang tidak-tidak.

Pun dengan itu , saya juga ingin memberi contoh kepada teman-teman seumuran saya di kampung untuk tidak sekedar ngobrol-ngobrol di pinggir jalan, main billiard, atau sekedar mempreteli motor dengan biaya jutaan... ( bukan maksud menjelekkan, namun fenomena itulah yang saya lihat di daerah saya, jangankan untuk bertukar pikiran, sekha muda-mudi pun tidak ada.. itu menjadikan kami semakin tidak peduli satu sama lain dan saling menjauh..)

Saya sebagai perempuan, juga ingin mengubah persepsi orang tua yang menganggap anak perempuan setelah SMA pasti akan menikah. Dulu saya berpikir, apa ini yang hasil yang kita dapatkan setelah sekian bayak waktu, biaya dan tenaga kita keluarkan untuk bersekolah dan hanya diakhiri dengan sebuah pernikahan???

Mengapa tidak melakukan hal yang berguna dulu sebelum pergi...?? Orang tua sibuk dengan pekerjaannya.. (yang rata-rata petani dan undagi) sedangkan remaja seumuran saya setelah tamat enggan tuntuk terjun ke sawah. Kecuali di sudah menikah, barulah mereka mau belajar (mewarisi pekerjaan orang tuanya) selain itu dihabiskan dengan diam.. atau sesekali minum-minum..

Saya takut kalau seandainya apa yang mereka kerjakan akan berimbas kepada anak-anak. Betapa tidak, seperti menjelang nyepi kemarin, saya lihat sendiri Anak-anak SD sudah pada ngecat rambut..
Ketika ketemu di kampung pun sudah ada yang tindikan dan merokok..

Sulit memang merubah. Namun pastilah ada cara untuk mencoba itu. Menyadarkan mereka...

Dikenalkan dengan Facebook, akhirnya mengenalkan saya dengan komunitas anak alam. Sering saya bergabung dengan berbagai grup peduli pendidikan di facebook, namun tidak se intens project anak alam: 1 buku untuk 1000 mimpi (yang saya kenal pertama ) dalam memberikan motivasi-motivasi...
Sehingga itu menggugah saya untuk sekedar berkomentar di grup itu...

Saya tidak menyangka, begitu cepat respon, dan mimpi saya yang hanya sebuah buku. Katanya bisa menjadi lebih besar lagi.

Membaca tulisan-tulisan di blog komunitas anak alam membuat saya semakin iri dan tak sabar ikut berbagi senyum pada mereka. Hingga di suatu senin tanpa pernah menduga, dapat bertemu langsung.. Ngobrol.... Dan ternyata memacu semangat saya...

Saya sempat ditanya sama Bli Pande:
“bagaiman kondisi pendidikan di tabanan??”
Saya yang jarang sekali keluar rumah kecuali dengan keluarga, sebenarnya sangat bingung menjawabnya...
Saya yang besar di wilayah tabanan kota ketika ditanya itu, dengan jujur seperti yang saya ketahui pendidikan di tabanan baik-baik saja...

Ketika ditanya apa yang bisa dibantu di daerah tabanan... ??
Saya menjawab "mungkin pemudanya yang perlu di sadarkan..."

Berbekal pertanyaan yang masih ada di benak saya. Saya iseng bertanya dengan orang tua.
(sebenarnya saya takut bilag ikut organisasi dengan orang tua Karena berbagai LSM yang saya coba pasti dilarang. Namun ini berbeda sekali, saya didukung oleh orang tua)

Orang tua saya menyarankan untuk mencari tau tentang kondisi pendidikan di wilayah tabanan pegunungn (wilayah selemadeg ke utara, wilyah gunung sari ) atau wilayah pupuan.

Ketika ditanya lebih detail oleh bapak, saya bilang saja kalau Komunitas Anak Alam perlu membuat rumah baca. Dan saya bertanya lagi.. kira-kira dimana ya yang cocok kita dirikan..??

Saya tak menduga respon bapak..
“coba bapa sudah bangun rumah di kampung, ...”, karena bapakku ternata dari dulu punya impian punya perpustakaan mini. dan ibu pun mendukung ini. semoga dalam waktu dekat ini saya berhasil merayu pak de (paman) tentang tempat untuk rencana mengoperasikan rumah baca.

Mulai setelah ketemu dengan bli pande, mbok nia, dan mbok eka (senin malam) saya lebih gencar lagi mengirim SMS pada temen2 di tabanan, menanyakan daerah yang patut kita sasar. Beberapa dari mereka memberi jawaban yang sama di sekitar selemadeg atau pupuan, juga wilayah baturiti, dan penebel, atau bagian kerambitan pedalaman, saya masih terus mencari informasi untuk itu.

Sambil pulang ke kampung, sambil ngobrol-ngobrol di warung dengan bapak2 disana, saya mendapat rekomendari tempat sekitar wilayah selemadeg.

Ketika mereka bertanya tentang program-program yang ada di komunitas anak alam, saya menjelaskan sebisanya, dan mereka tertarik sekali dengan apa yang saya sampaikan, terutama rumah baca, dan beasiswa.

Seorang dari mereka bertanya:
"Apa bikin rumah baca itu harus dirumah ya..??
Saya yang tidak tau apa2 menjawab sebisanya, "seperti di wilayah bangli.. itu memang ada yang mau menyumbangkan tempat..."

Mereka bertanya lagi:
"Apa tidak bisa bekerja sama dengan adat..??"
Wah ternyata bapak-bapak di kampung juga antusias terhadap kegiatan ini...

Selain itu, bapak-bapak itu juga memberikan informasi kepada saya. Kalau setiap liburan kenaikan, masing-masing banjar biasanya mengadkan pesraman untuk mengisi waktu liburan anak-anak.

Dengan info itu. Saya kemudian memiliki ide bagaimana kalau kita terjun juga pada waktu liburan sambil sedikit berbagi ilmu pada mereka. Benar yang dikatakan kak nia. setiap niat baik, pasti ada jalan.

Sore hari setibanya saya dari denpasar saya selalu menyempatkan diri ke perpustakaan Umum daerah Tabanan. (Letaknya di Belakang kantor bupati tabanan) hampir setiap miinggu saya dapat saja kesempatan untuk main-main kesana.

Perpustakaan umum di tabanan memang ada. Namun jarang sekali anak-anak SD yang melancong kesana. Paling hanya anak-anak SMP 2 tabanan, SMP 3 Tabanan atau SD 6 Delod peken yang ada di areal itu. Koleksi buku-buku yang kebanyakan lama. (meski sekarang sejak 2 bulan terakhir telah banyak buku-buku baru) namun karena kurang sosialisasi perpus pun kadang digunakan sebagai tempat pacaran .. ironis sekali..

sambil meminjam 3 buah buku, saya sedikit mengobrol dengan petugas disana tentang pengunjung perpustakaan, hingga mobil keliling, bapak itu membenarkan kalau kebanyakan anak-anak SD jarang yang ke perpustakaan, meski katanya sudah dibuatkan kartu perpustakaan dari sekolahnya secara gratis.. namun jarang yang memanfaatkannya...

prihal mobil perpustakaan keliling itu, perpustakaan tabanan hanya memiliki 1 buah mobil perpustakaan keliling dan itu biasanya beroprasi skatanya setiap hari.ke daerah-daerah.. (bapak itu tampak sedang mengingat-ingat)

Itu baru sedikit informasi yang dapat saya himpun dari Tabanan. saya dan teman-teman di Tabanan.. juga masih menghimpun informasi-informasi karena sejatinya kami belum mengetahui pasti tantang daerah2 pelosok di tabanan yang kondisinya kira-kira hampir mirip dengan di Blandingan.

Hehehhee.... Saya juga begitu kagum dengan teman saya di tabanan, juga di kampus yang juga semangat membatu adik-adik...
Terima kasih.....

Mereka (anak-anak itu.. ) mendorong saya untuk lebih berani....

^^

saya tidak bisa menulis.. tanpa bisa puitis...
jadi semoga saja mengerti maksud saya...


Penulis:
Ayu Kartika Kiud (19)
koordinator komunitas anak alam distrik tabanan bali


note:
dear Ayu Kartika Kiud. Kau telah menunjukkan apa yang tak kau bicarakan dalam pertemuan itu yang kau pendam. kau pantas mendapatkan penghargaan tertinggi dari kami. _Pande